May 25, 2024

Skrining Kesehatan, Membantu Siswa Optimal Belajar

Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (screening) merupakan salah satu upaya dari lembaga pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang kemungkinan berpotensi memiliki masalah kesehatan. Jika ditemukan atau terdeteksi pada masalah kesehatan, maka sesegera akan mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan siswa. Kegiatan ini berlandaskan hukum melalui SK Menkes No. 1457 tahun 2023 yang didukung oleh civitas akademik MA Negeri 3 Malang agar terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi siswa.

MA Negeri 3 Malang berkoordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Donomulyo mengadakan kegiatan skrining yang dimulai pada hari Rabu (17), Kamis (18), Jumat (19), dan Selasa (23) Januari 2024. Adapun rangkaian kegiatannya meliputi pengarahan, penyebaran formulir skrining, pengukuran tensi, tinggi badan, berat badan, senam pagi, sarapan sehat bersama, pemeriksaan kebersihan, status gizi, ketajaman indera, dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini terjalin apik antara Puskemas Donomulyo yang dibantu dengan Korlap PMR MA Negeri 3 Malang dengan pembinananya Yeni Safitri

Bidan Tatik sebagai salah satu koordinator skrining menuturkan pentingnya deteksi sebagai berikut,

“Saat belajar siswa harus sehat secara jasmani dan rohani. Jika kondisi siswa tidak sehat maka ativitas tidak bisa secara maksimal dilakukan. Untuk itulah diperlukan deteksi sedini mungkin siswa yang berpotensi memiliki masalah kesehatan, agar dapat diselesaikan dengan penanganan yang cepat dan tepat.”

Selain kegiatan skrining sebagai agenda utama, kegiatan ini juga disisipi dengan kegiatan senam dan sarapan pagi. Bidan Risco yang mendampingi pada kegiatan tersebut, memberikan arahan kepada siswa MA Negeri 3 Malang agar tidak malas gerak (mager). Banyak anak sekarang yang hobinya rebahan sambil bermain ponsel. Hal tersebut jika dilakukan secara terus menerus dan dalam durasi yang lama, akan menyebabkan ketegangan otot atau kram. Terganggunnya saraf penglihatan karena radiasi cahaya dari ponsel, kesemutan, otot terjepit, pinggang dan leher terasa kaku, serta gangguan saraf-saraf lainnya. Untuk itu, bidan Risco mengimbau kepada siswa untuk senantiasa berolahraga pagi, minimal jalan di tempat selama 10 menit, menggerakkan badan agar otot tidak kaku, dan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat.

Zainul Musafak selaku Kepala MA Negeri 3 Malang sangat senang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Donomulyo, karena hal ini dapat menjadi upaya preventif yang dilaksanakan melalui kegiatan skrining.

“Dengan adanya deteksi dini tersebut, siswa akan mendapatkan informasi dan penjelasan dari pihak puskesmas tentang kesehatan dan jika terjadi permasalah terhadap kesehatannya, maka bisa ditangani secara lanjut untuk mencegah hal-hal yang kemungkinan bisa memperparah kesehatan siswa”.

Deteksi kesehatan siswa selain mengukur tensi, tinggi, dan berat badan, siswa juga mengisi formulir berupa kuesioner yang berisi tentang kondisi kesehatan yang dirasakan.  Pengisian kuesioner oleh siswa digunakan untuk mengetahui riwayat kesehatan secara umum, informasi kesehatan keluarga, riwayat imunisasi, gaya hidup, kesehatan intelegensia, kesehatan mental remaja, kesehatan reproduksi, dan bahan edukasi kelas konseling. Riwayat kesehatan secara umum diperiksa melalui pengisian pertanyaan yang meliputi masalah kesehatan secara umum, alergi terhadap makanan tertentu, alergi terhadap obat tertentu, obat-obatan yang sedang diminum saat ini, riwayat dirawat di rumah sakit, riwayat cedera serius akibat kecelakaan, riwayat pingsan/tidak sadarkan diri dalam satu tahun terakhir, dan riwayat penyakit tertentu yang pernah dialami. Riwayat penyakit tertentu yang dimaksud adalah anemia/kurang darah, asma, batuk lama dan berulang, campak, diabetes mellitus, hepatitis, penyakit jantung, kejang, TBC paru, sakit perut berulang, dan sakit kepala berulang. Contoh lain ditemukan ketika dilakukan prmbinaan melalui konsultasi, diketahui siswa yang duduk di deretan belakang kemudian melihat tulisan di papan tulis pandangan menjadi kabur sehingga tulisan tidak terbaca dengan jelas. Diketahui ternyata mengalami minus pada mata dan dianjurkan untuk segera mendatangi poli mata. Hal serupa, ketika siswa merasa sering mengantuk dan lelah, setelah melalui pemeriksaan diketahui mengalami anemia yang tentu saja berpengaruh pada kondisi ketika belajar di dalam kelas.

Melalui program skrining dari Puskemas Donomulyo yang dibantu oleh PMR MA Negeri 3 Malang, diharapkan semoga semua warga MA Negeri 3 Malang; tetap sehat jasmani dan rohani agar mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya secara baik untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Salam sehat! Tetap semangat dan jaga kondisi untuk tetap fit jasmani dan rohani. (jOe)